Tapak Suci Putera Muhammadiyah Murung Raya
Puruk Cahu, 5 Oktober 2025 — Suasana penuh semangat mewarnai lapangan latihan di Kota Puruk Cahu saat Perguruan Beladiri Pencak Silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah se-Kabupaten Murung Raya menggelar Diklat Anggota Dasar (DAD) dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), Ahad (5/10). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini diikuti 95 peserta dari berbagai unit latihan di Murung Raya.
Peserta datang dari sejumlah sekolah binaan Tapak Suci seperti MAN 1 Murung Raya, SMP dan SMA Muhammadiyah, MTs Negeri 1 Murung Raya, MTs TKP, SD Al Kautsar, MIS KP Puruk Cahu, dan MIS KP Dirung Lingkin. Kehadiran mereka menambah semarak kegiatan yang menjadi ajang pembinaan fisik sekaligus spiritual bagi para pesilat muda Muhammadiyah.
Ketua Umum Tapak Suci Kabupaten Murung Raya, Ridwan Ridho Allah, S.Pd, menjelaskan bahwa DAD bukan sekadar latihan fisik, melainkan sarana pembentukan karakter islami. “Kami ingin memastikan para anggota baru memahami nilai-nilai spiritual yang menjadi ciri khas Tapak Suci. Pembinaan yang holistik ini adalah kunci keberhasilan perguruan dalam mencetak pesilat yang kuat dan berakhlak,” ujarnya.
Kegiatan diklat kali ini juga menghadirkan Ustadz Muhammad Hafiz, S.Ag, kader muda Tapak Suci yang memberikan materi tentang akidah Islam. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan pentingnya menjaga kemurnian iman dalam setiap gerak dan niat berlatih. “Tapak Suci bukan hanya seni bela diri, tetapi juga jalan untuk menjadi insan beriman dan berakhlak mulia,” katanya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan bimbingan langsung dari Ketua Dewan Pelatih Tapak Suci Murung Raya, Trisno, S.Pd.I., M.Pd., yang memastikan seluruh rangkaian berjalan disiplin dan sesuai standar. Setelah mengikuti DAD, para peserta diuji dalam Ujian Kenaikan Tingkat yang meliputi teknik dasar, penguasaan gerak, hingga kekuatan mental.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Murung Raya, H. Arifin, SKM, MM. Dalam sambutannya, ia menyebut Tapak Suci sebagai wadah strategis pembinaan generasi muda. “Selain melatih fisik, kegiatan ini menanamkan iman dan akhlak. Tapak Suci adalah pelopor pembinaan karakter anak bangsa,” ujarnya penuh semangat.
Tak kalah menarik, sejumlah orang tua turut hadir memberikan dukungan moral kepada anak-anak mereka. Salah satu wali peserta dari MIS KP Dirung Lingkin mengaku bangga anaknya bisa mengikuti kegiatan ini. “Selain membuatnya sehat dan disiplin, Tapak Suci juga mengajarkan nilai agama dan moral,” ucapnya.
Dengan suksesnya kegiatan ini, Tapak Suci Murung Raya menegaskan perannya sebagai perguruan bela diri yang tak hanya melatih kekuatan jasmani, tetapi juga menumbuhkan ketangguhan rohani. Ridwan berharap kegiatan serupa terus berlanjut. “Tapak Suci adalah media membentuk generasi muda yang sehat, beriman, dan berkarakter. Mari kita jaga dan kembangkan bersama,” pungkasnya. (vn, t)