Pengurus Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Kalteng menyerahkan penghargaan kepada seluruh peserta Olympicad * Tingkat Nasional utusan kontingen Kalteng (Kamis, 5/3/2026) Medkom PWM Kalteng.
PALANGKA RAYA – Kebanggaan menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah di Kalimantan Tengah setelah kontingen daerah ini berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olympicad 8 tingkat nasional. Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para peserta, Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen-PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah menyerahkan reward kepada para siswa dan guru yang telah mewakili daerah dalam kompetisi tersebut, Kamis (5/3).
Penyerahan apresiasi tersebut dilakukan langsung oleh jajaran Majelis Dikdasmen-PNF PWM Kalimantan Tengah yang terdiri dari Ketua Majelis, Wakil Ketua, Wakil Sekretaris, hingga anggota majelis. Momentum ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi para siswa dan guru yang telah berjuang mengharumkan nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional.
Dalam ajang Olympicad 8, kontingen Kalimantan Tengah berhasil mencatatkan pencapaian yang cukup membanggakan dengan menembus peringkat 15 besar nasional. Prestasi tersebut dinilai sebagai capaian penting mengingat ketatnya persaingan dengan sekolah-sekolah Muhammadiyah terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Prosesi penyerahan reward dilaksanakan di dua lokasi utama. Untuk peserta tingkat sekolah dasar, kegiatan dilangsungkan di SD Muhammadiyah Pahandut Palangka Raya, yang menjadi pusat apresiasi bagi siswa-siswi yang telah menunjukkan keberanian dan kemampuan mereka di ajang nasional. Sementara itu, penyerahan penghargaan bagi peserta dari tingkat menengah pertama dan menengah atas dilaksanakan di Kompleks Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah, yang dihadiri oleh delegasi dari SMP Muhammadiyah Palangka Raya dan SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya.
Majelis Dikdasmen-PNF PWM Kalimantan Tengah menegaskan bahwa setiap peserta yang telah berjuang membawa nama daerah patut mendapatkan penghargaan. Oleh karena itu, reward diberikan secara inklusif kepada seluruh anggota kontingen tanpa terkecuali.
Para peserta yang berhasil meraih medali emas dan perak mendapatkan sertifikat penghargaan khusus serta uang pembinaan sebagai bentuk motivasi untuk mempertahankan prestasi mereka di masa mendatang. Sementara itu, peserta yang belum berhasil membawa pulang medali tetap diberikan sertifikat dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan dedikasi mereka.
“Terpilih menjadi delegasi provinsi untuk mengikuti Olympicad tingkat nasional adalah sebuah pencapaian yang patut dihargai. Setiap peserta telah menunjukkan semangat kompetisi yang luar biasa,” ujar salah satu perwakilan Majelis Dikdasmen dalam kesempatan tersebut.
Salah satu momen yang menjadi sorotan dalam ajang ini adalah keberhasilan seorang guru pendamping yang turut meraih medali emas. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara guru yang kompeten dan siswa yang tekun menjadi kunci utama dalam meraih keberhasilan di bidang akademik.
Ketua Majelis Dikdasmen-PNF PWM Kalimantan Tengah dalam sambutannya menyampaikan pesan motivasi kepada para siswa dan guru yang hadir. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kontingen Kalimantan Tengah menembus peringkat 15 nasional merupakan capaian yang patut dibanggakan.
“Kalian adalah duta-duta terbaik Kalimantan Tengah. Peringkat 15 nasional ini adalah bukti bahwa jarak geografis bukan penghalang untuk meraih kualitas. Uang pembinaan ini mungkin tidak sebanding dengan lelah kalian, namun sertifikat ini akan menjadi bukti sejarah bahwa kalian pernah bertarung membawa nama baik daerah di level nasional,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa mental juara tidak hanya diukur dari warna medali yang diraih, tetapi juga dari keberanian untuk tampil dan berkompetisi secara jujur di tingkat nasional.
Kegiatan penyerahan reward yang dilaksanakan di lingkungan sekolah ini sengaja dirancang sebagai sarana motivasi bagi para siswa lainnya. Ratusan siswa yang menyaksikan prosesi tersebut diharapkan terinspirasi untuk mengikuti jejak senior mereka dan berani tampil dalam berbagai ajang kompetisi akademik.
Melalui evaluasi dari pelaksanaan Olympicad 8, PWM Kalimantan Tengah optimistis mampu meningkatkan prestasi pada edisi berikutnya. Target yang dipasang pun cukup ambisius, yakni menembus 10 besar nasional pada ajang Olympicad mendatang.
Uang pembinaan yang diberikan kepada para peserta diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang pengembangan akademik, seperti membeli buku referensi, mengikuti kursus tambahan, hingga mendukung kegiatan riset mandiri siswa.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menjadikan Kalimantan Tengah sebagai salah satu barometer pendidikan Muhammadiyah yang diperhitungkan secara nasional, bahkan di luar Pulau Jawa.
Kegiatan penyerahan reward tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama yang diiringi gemuruh tepuk tangan dari para siswa dan guru yang hadir. Senyum optimisme terpancar dari wajah para siswa SD, SMP, dan SMA Muhammadiyah yang siap kembali berjuang untuk meraih prestasi-prestasi berikutnya. (mr-vn)