Instruksi PWM Kalteng untuk penggalangan dana kemanusiaan bencana di Aceh dan Sumatera (6/12/2025) Medkom PWM Kalteng
PALANGKA RAYA — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah resmi menginstruksikan penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana alam di Aceh dan Sumatera. Instruksi ini dikeluarkan sebagai tindak lanjut atas edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 8/EDR/I.0/2025 tertanggal 28 November 2025. PWM Kalteng merespons cepat melalui Instruksi Nomor 09/INS/II.0/B/2025 pada 1 Desember 2025, yang ditujukan kepada seluruh pimpinan persyarikatan se-Kalimantan Tengah.
Instruksi tersebut disambut serentak oleh seluruh elemen Muhammadiyah di daerah, mulai dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), amal usaha, hingga organisasi otonom. Mereka bergerak melakukan penggalangan dana secara mandiri di lingkup masing-masing sebelum kemudian menyerahkannya melalui Lazismu Kalteng sebagai lembaga resmi penghimpun dan penyalur bantuan.
Ketua Lazismu Kalteng, M. Fitriani, mengatakan bahwa gerakan ini menunjukkan soliditas dan kepedulian warga Muhammadiyah terhadap saudara sebangsa. “Instruksi ini langsung direspons cepat oleh seluruh struktur Muhammadiyah di Kalteng. Alhamdulillah, semangat gotong royong dan kepedulian sosial terlihat sangat kuat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Muhammadiyah selalu berupaya hadir dalam setiap musibah kemanusiaan, tidak hanya melalui bantuan material tetapi juga pendampingan berkelanjutan.
Tidak berhenti pada penggalangan internal, Lazismu Kalteng juga membuka ruang donasi bagi masyarakat luas. Dengan mengantongi izin dari dinas terkait, relawan Lazismu bersama ortom Muhammadiyah turun ke jalan selama tiga hari, yakni 6–8 Desember 2025. Mereka menggelar aksi kemanusiaan di sejumlah titik strategis Kota Palangka Raya dan beberapa kabupaten.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Banyak warga yang datang langsung menyumbang, bahkan ada yang menitipkan donasi melalui komunitasnya. Ini bukti bahwa kepedulian kemanusiaan mampu menyatukan kita,” kata Fitriani.
Hingga Sabtu (6/12/2025), total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp 81.308.000 yang kemungkinan akan terus bertambah. Dana ini selanjutnya akan disalurkan kepada korban terdampak melalui mekanisme respon kebencanaan Muhammadiyah yang terkoordinasi secara nasional.
Gerakan kemanusiaan ini diharapkan terus berlanjut hingga masa tanggap darurat berakhir, sembari memastikan bantuan tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal bagi para penyintas bencana di Aceh dan Sumatera. (vn)