Connect with us

Kabar

Perdana, Muhammadiyah Kalteng Gelar Bimtek Guru Muhammadiyah se Kalteng

Kegiatan yang diikuti 100 guru Muhammadiyah dari berbagai jenjang ini berfokus pada pembelajaran mendalam, koding, kecerdasan artifisial, serta penguatan pendidikan karakter.

Published

on

Suasana pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Muhammadiyah Regional Kalimantan Tengah yang digelar PWM Kalteng bekerja sama dengan Kemendiksdasmen RI dan Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah.

Palangka Raya – Untuk pertama kalinya, Majelis Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Muhammadiyah tingkat regional. Kegiatan ini berlangsung pada 23–28 September 2025 dengan menggandeng Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendiksdasmen) RI serta Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Biasanya Kalimantan Tengah tergabung bersama provinsi lain dalam agenda serupa. Namun, kali ini daerah ini berhasil berdiri sendiri sebagai tuan rumah. Antusiasme peserta terlihat dari jumlah kehadiran sebanyak 100 guru Muhammadiyah dari berbagai jenjang, mulai dari SD, SMP, SMA hingga SMK. Mereka mendapat materi tentang pembelajaran mendalam, koding, kecerdasan artifisial, dan penguatan pendidikan karakter.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan mutu guru sekaligus memperkuat kolaborasi antara kepala sekolah dengan pimpinan Muhammadiyah di daerah. “Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas guru dan murid Muhammadiyah, sehingga pendidikan di Kalimantan Tengah bisa maju sejajar dengan daerah lain,” terang panitia penyelenggara.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen RI, Dr. Imam Junaedi, yang juga menjabat Wakil Ketua III Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai program prioritas Kemendiksdasmen 2025.

“Bapak-Ibu peserta diharapkan semangat mengikuti kegiatan ini. Jangan mau kalah dengan daerah Jawa meskipun kita tinggal di Kalimantan yang dekat dengan Ibu Kota,” ujarnya memberi motivasi. Ia juga menyinggung adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah untuk inovasi pembelajaran dan pengembangan sumber daya manusia guru.

Sementara itu, Ketua PWM Kalimantan Tengah, Prof. Ahmad Syar’i, mengungkapkan apresiasi kepada Kemendiksdasmen RI dan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah atas terselenggaranya kegiatan perdana ini. Ia berharap para guru Muhammadiyah di Kalteng bisa memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri.

“Harapannya, para peserta dapat fokus dan memanfaatkan kesempatan ini guna menciptakan kualitas guru Muhammadiyah yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Bimtek perdana ini, Muhammadiyah Kalteng menunjukkan langkah nyata dalam memajukan pendidikan berbasis persyarikatan di daerah. (vn/ra)