Rombongan UMPR bersama pengelola PPM Al Furqon MBS Banjarmasin (Selasa, 13/01/2026) Dok Medkom PWM Kalteng
Palangka Raya — Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) bersama Tim Pengelola SMA Boarding School UMPR Palangka Raya melaksanakan kunjungan studi referensi ke sejumlah Muhammadiyah Boarding School (MBS) di Kalimantan Selatan, Selasa, 13 Januari 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis UMPR dalam mempersiapkan pembukaan SMA Boarding School UMPR Palangka Raya yang dirancang sebagai sekolah berasrama dengan pendekatan pendidikan holistik.
Rombongan dipimpin langsung oleh Rektor UMPR, Assoc. Prof. Dr. H. Muhamad Yusuf, S.Sos., M.AP., didampingi Wakil Rektor I UMPR Prof. Dr. Chandra Anugerah Putra, M.I.Kom. Turut serta dalam kunjungan tersebut jajaran pimpinan fakultas dan program studi, di antaranya Dekan FBIT UMPR Dr. (Cand) Ade S. Permadi, M.Pd., Kaprodi PAI Ahmad Syarif, S.Pd.I., M.Pd., Kaprodi PGSD Nurun Ni’mah, M.Pd., Kaprodi Magister Pendidikan Dasar Dr. Tazkiyatunnafs Elhawwa, M.Pd., Wakil Dekan Fakultas Hukum Dr. (Cand) Muh. Wahdini, M.H., Sekretaris Rektor Damayanti, M.AP., Kepala Kantor Sekretariat PWM Kalimantan Tengah Jaemi Wahyudi, S.Pd.I., M.AP., serta Kepala SMA Boarding School UMPR Palangka Raya Evan Bastian, S.Pd.I., M.Pd.
Kunjungan studi referensi ini menyasar tiga lembaga pendidikan berasrama Muhammadiyah yang telah lebih dahulu berkembang, yakni Pondok Pesantren Modern Al Furqon Muhammadiyah Boarding School Banjarmasin, Muhammadiyah Boarding School Banjarbaru, dan Muhammadiyah Boarding School Martapura. Ketiga lembaga tersebut dikenal sebagai model pendidikan pesantren modern Muhammadiyah yang mengintegrasikan penguatan keislaman, akademik, dan pembinaan karakter.
Setibanya di masing-masing lokasi, rombongan UMPR disambut hangat oleh pengelola MBS dengan suasana penuh kekeluargaan. Pertemuan berlangsung dalam bingkai silaturahmi sesama elemen Persyarikatan Muhammadiyah, sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman terkait pengelolaan sekolah berasrama. Dalam suasana yang cair dan terbuka, pengelola MBS Kalimantan Selatan menyampaikan gambaran umum sistem pendidikan, manajemen asrama, kurikulum terpadu, hingga pola pembinaan santri yang selama ini diterapkan.
Secara substansi, kunjungan ini dimaksudkan untuk menggali referensi dan praktik baik (best practices) dalam penyelenggaraan Muhammadiyah Boarding School. Tim UMPR mempelajari secara langsung tata kelola kelembagaan, sistem penerimaan peserta didik, pengaturan kehidupan asrama, serta integrasi antara pendidikan formal di kelas dengan pembinaan keagamaan dan karakter di lingkungan asrama. Hal ini dinilai penting sebagai bekal awal dalam menyiapkan SMA Boarding School UMPR Palangka Raya agar sejak awal memiliki fondasi manajemen dan akademik yang kuat.
Selain aspek manajerial, perhatian juga diarahkan pada pola pembinaan peserta didik yang menekankan keseimbangan antara prestasi akademik, kedisiplinan, kemandirian, dan penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Model pembelajaran berbasis sains dan teknologi, penguatan bahasa asing, serta kegiatan ekstrakurikuler yang terstruktur menjadi bagian dari fokus pengamatan selama kunjungan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, UMPR menegaskan komitmennya untuk menghadirkan SMA Boarding School UMPR Palangka Raya sebagai lembaga pendidikan unggulan di Kalimantan Tengah. Studi referensi ke Kalimantan Selatan diharapkan dapat memperkaya konsep, memperkecil potensi kendala, serta mempercepat proses persiapan pembukaan sekolah, sehingga kehadirannya kelak mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan menengah berasrama yang bermutu, religius, dan berkemajuan. (vn)