Gambar rancang SMA Boarding School Umpr Palangka Raya (Medkom PWM Kalteng)
Palangka Raya – Kehadiran SMA Boarding School Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) dipastikan akan memperkuat pilihan pendidikan menengah atas di Kalimantan Tengah. Sekolah berbasis asrama ini direncanakan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027, dengan konsep pendidikan holistik yang mengintegrasikan penguatan akademik, pembentukan karakter, dan pembinaan spiritual peserta didik.
Sekolah ini berada di bawah binaan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya dan diproyeksikan sebagai sekolah unggulan Muhammadiyah yang terbuka bagi masyarakat luas. Konsep pendidikan yang diterapkan tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga pembentukan kepribadian dan kepemimpinan peserta didik melalui kehidupan berasrama.
Gedung utama sekolah saat ini tengah dibangun di atas tanah wakaf Persyarikatan Muhammadiyah yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut Km 55, Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya. Hingga kini, progres pembangunan telah menyelesaikan tiga ruang kelas, ruang laboratorium IPA, laboratorium komputer, ruang perpustakaan, serta ruang administrasi sekolah.
Kepala SMA Boarding School UMPR Palangka Raya, Evan Bastian, menjelaskan bahwa meskipun gedung utama masih dalam tahap penyempurnaan fasilitas penunjang, kegiatan operasional sekolah akan tetap dimulai sesuai rencana. “Pada tahun ajaran 2026/2027, operasional sekolah sementara akan dilaksanakan di Kampus II Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Jalan Anggrek Lingkar Luar Palangka Raya,” ujarnya.
Menurut Evan, pemilihan Kampus II UMPR sebagai lokasi sementara bukan tanpa pertimbangan. Area kampus tersebut telah memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, termasuk ruang kelas, laboratorium, serta fasilitas asrama yang dapat dimanfaatkan oleh peserta didik. “Sambil proses pembangunan asrama putera dan puteri, mess guru, dan fasilitas pendukung lainnya di lokasi utama diselesaikan, kami memastikan proses pendidikan tetap berjalan optimal,” katanya.
Lebih lanjut, Evan menegaskan bahwa pengelolaan SMA Boarding School UMPR dirancang dengan pendekatan kolaboratif antara sekolah dan perguruan tinggi. “Pengelolaan pendidikan di SMA Boarding School ini berada di bawah binaan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya. Sekolah ini dipersiapkan sebagai sekolah unggulan, dengan kolaborasi yang memungkinkan keterlibatan dosen maupun mahasiswa dalam pengembangan inovasi pendidikan,” jelasnya.
Model kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tetap berlandaskan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan. Sistem pendidikan berasrama juga dipandang efektif dalam membentuk kemandirian, kedisiplinan, serta karakter kepemimpinan peserta didik.
“Peserta didik tidak hanya mengikuti pembelajaran formal di kelas, tetapi juga dibina melalui program asrama yang terstruktur, mulai dari pembinaan ibadah, pembiasaan disiplin, hingga penguatan karakter,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan kerohanian menjadi fondasi penting dalam sistem pendidikan sekolah ini. Program tahfidz Al-Qur’an, penguatan ibadah wajib dan sunnah, serta pembiasaan akhlak Islami akan menjadi bagian dari aktivitas harian siswa. “Kami ingin membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual,” tambah Evan.
Dari sisi akademik, SMA Boarding School UMPR mengarahkan kurikulum pada penguatan sains dan teknologi, sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masa depan. Selain itu, penguasaan bahasa asing menjadi perhatian serius, khususnya Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, sebagai bekal komunikasi global dan pemahaman keilmuan.
Pembinaan karakter dan kepemimpinan siswa juga dilakukan melalui beragam kegiatan ekstrakurikuler. Siswa akan dibekali pengalaman organisasi dan kepemimpinan melalui Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), kepanduan Hizbul Wathan, serta seni bela diri Tapak Suci. Selain itu, tersedia pula klub saintek, klub bahasa, kegiatan seni, dan olahraga untuk menyalurkan minat dan bakat siswa secara positif dan produktif.
Kehadiran SMA Boarding School UMPR Palangka Raya tidak hanya menjadi jawaban atas harapan warga Muhammadiyah di Kalimantan Tengah, tetapi juga membuka alternatif baru bagi masyarakat luas dalam memilih pendidikan menengah atas yang berkualitas. Dengan konsep holistik dan dukungan sumber daya perguruan tinggi, sekolah ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul secara akademik, matang secara karakter, dan kuat secara spiritual.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, SMA Boarding School UMPR Palangka Raya optimistis dapat memulai operasional perdana pada tahun ajaran 2026/2027 dan menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan unggulan di Bumi Tambun Bungai. (ksp)