Kabar

Muhammadiyah dan NU Gunung Mas Sepakat Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Umat

Published

on

Ketua PDM Gunung Mas Gusmuliadi dan Ketua PCNU Gunung Mas Nofyan Gerhana (Selasa, 25/11/2025). Medkom PWM Kalteng

KUALA KURUN – Suasana hangat terlihat usai prosesi pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunung Mas pada Selasa, 25 November 2025, di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunung Mas, Kuala Kurun. Setelah rangkaian acara utama selesai, Ketua PDM Gunung Mas, Gusmuliadi, S.Sos., dan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gunung Mas, Nofyan Gerhana, S.Sos., melakukan pertemuan yang sarat makna bagi masa depan hubungan kedua organisasi keagamaan tersebut.

Pertemuan ini menjadi penegasan kembali pentingnya kerja sama antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dalam membangun kehidupan umat di daerah. Keduanya berbicara dalam suasana penuh keakraban, menggambarkan tekad yang sama untuk memperkuat harmoni, kolaborasi, dan kontribusi bagi masyarakat Gunung Mas.

Ketua PCNU Gunung Mas, Nofyan Gerhana, mengawali pembicaraan dengan menekankan bahwa sinergi antara NU dan Muhammadiyah merupakan kebutuhan bersama. Menurutnya, kedua organisasi besar Islam ini tidak hanya memiliki sejarah panjang dalam peran sosial keagamaan, tetapi juga memiliki tujuan yang sama dalam dakwah dan pemberdayaan umat.

“Kita siap bergerak bersama dan bersinergi dalam membangun umat dan masyarakat,” ujar Nofyan. Ia menegaskan bahwa kebersamaan kedua ormas besar ini menjadi modal penting untuk menghadirkan dakwah yang lebih efektif dan inklusif. “Muhammadiyah dan NU harus bisa beriringan dalam dakwah, sebab kita sama-sama punya tujuan satu,” tambahnya, menekankan semangat kesatuan gerak di antara mereka.

Pernyataan tersebut langsung mendapat sambutan positif dari Ketua PDM Gunung Mas, Gusmuliadi, S.Sos. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dan keterbukaan PCNU Gunung Mas untuk bekerja bersama dalam berbagai bidang kemasyarakatan. Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Kami Muhammadiyah siap,” tegas Gusmuliadi. Ia melanjutkan bahwa memperkuat silaturahim dan membangun sinergi lintas organisasi adalah langkah strategis demi kemajuan daerah. “Memang kita harus terus menjalin silaturahim dan kami pun siap bersinergi dengan NU dalam kemaslahatan umat serta perkembangan masyarakat Gunung Mas ke depannya.”

Pertemuan antara kedua pimpinan ormas Islam ini dinilai sebagai sebuah sinyal kuat bagi masyarakat bahwa kolaborasi bukan hanya slogan, tetapi akan diwujudkan dalam langkah nyata. Dengan berbagai tantangan sosial yang ada, keduanya sepakat bahwa kerja bersama merupakan cara paling efektif untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan positif.

Meski berlangsung singkat, pertemuan ini mencerminkan tekad bersama untuk memperkuat hubungan dua ormas Islam terbesar di Indonesia pada tingkat lokal. Kolaborasi PDM dan PCNU Gunung Mas diharapkan dapat melahirkan berbagai program penguatan umat, seperti pengembangan pendidikan, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan komitmen yang ditegaskan hari itu, masyarakat Gunung Mas menaruh harapan besar bahwa kebersamaan Muhammadiyah dan NU akan membawa manfaat nyata bagi kemajuan daerah dan keharmonisan kehidupan umat. Pertemuan kedua ketua organisasi ini menjadi contoh bahwa kesatuan gerakan Islam di tingkat lokal mampu menjadi kekuatan besar untuk membangun masyarakat yang lebih baik. (vn)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version