Kabar

Rapat Koordinasi Wilayah Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah Kalteng: Perkuat Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah

Published

on

Suasana saat Rakorwil Dikdasmen Muhammadiyah Kalteng

Palangka Raya – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Peningkatan Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah/Madrasah Muhammadiyah se-Kalimantan Tengah pada 21–23 Agustus 2025 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini dihadiri oleh 70 peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah se-Kalimantan Tengah, PD Muhammadiyah se Kalteng, serta perwakilan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM se Kalteng.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan, Ketua PW Muhammadiyah Kalteng, Prof. Dr. H. Ahmad Syar’i, M.Pd, menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam mengelola lembaga pendidikan.

“Persyarikatan Muhammadiyah serius dalam mengelola lembaga pendidikannya. Untuk itu semua unsur, baik tingkat pimpinan persyarikatan maupun kepala sekolah, memiliki tanggung jawab bagaimana mengembangkan lembaga pendidikan terus maju dan berkembang,” ujar Prof. Ahmad Syar’i.

Ia juga menekankan bahwa kepala sekolah dan madrasah memegang peran kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Kepala sekolah tidak hanya mengandalkan pengalaman-pengalaman, tetapi juga harus terus memperkaya informasi terbaru terkait pengelolaan pendidikan,” tambahnya.

Turut hadir memberikan penguatan, H. Didik Suhardi, Ph.D, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam paparannya, ia menyampaikan komitmen Majelis Dikdasmen Pusat untuk memberikan perhatian khusus kepada pengembangan sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kalimantan Tengah. Salah satunya melalui program pendampingan khusus bagi pengembangan sekolah unggulan Muhammadiyah di Kalimantan Tengah.
Rakorwil ini diharapkan menjadi wadah konsolidasi dan sinergi antar pimpinan serta kepala sekolah Muhammadiyah, sekaligus penguatan kapasitas manajerial untuk menjawab tantangan pendidikan di era modern.
Saat ini Muhammadiyah Kalimantan Tengah telah mengelola 44 sekolah, yang terdiri dari 14 Sekolah Dasar, 1 Madrasah Ibtidaiyah, 13 SMP, 1 MTs, 9 SMA, dan 6 SMK. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di berbagai wilayah, bahkan hingga pelosok seperti SMP Muhammadiyah Tumbang Sanamang dan SMP Muhammadiyah C4 Dadahub.

Selain itu, Muhammadiyah Kalteng juga tengah merencanakan pembangunan sejumlah sekolah baru, antara lain SD di Tumbang Samba (Kabupaten Katingan) oleh PCM Katingan Tengah, SD di Kota Besi (Kabupaten Kotawaringin Timur) oleh PCM Kota Besi, SMP MBS di Kota Palangka Raya oleh PDM Kota Palangka Raya dan SMA MBS di Tangkiling oleh PWM Kalteng, MTs di Kabupaten Kapuas oleh PDM Kapuas, serta SMK di Kabupaten Seruyan oleh PDM Seruyan. (vn)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version